Model / Tipe Kandang Ternak Berdasarkan Fungsinya

Kandang merupakan salah satu faktor lingkungan hidup ternak, harus bisa memberikan jaminan untuk hidup yang sehat dan nyaman sesuai dengan tuntutan hidup ternak dan bangunan kandang diupayakan harus mampu untuk melindungi ternak dari gangguan yang berasal dari luar seperti sengatan matahari, cuaca buruk, hujan dan tiupan angin kencang. Secara umum kontruksi kandang harus kuat, mudah dibersihkan, bersikulasi udara baik. Selain itu, ternak terlindung dari pengaruh lingkungan yang merugikan. Oleh karena itu, sehubungan dengan kontruksi ini yang perlu mendapat perhatian terutama mengenai arah kandang, ventilasi, atap, dinding dan lantai (Sugeng dan Sudarmono, 2008). Kandang dapat dibuat secara tunggal atau ganda, tergantung dari jumlah ternak yang dipelihara. Kandang tipe tunggal, penempatan sapi dilakukan pada satu baris atau sejajar, sementara kandang tipe ganda penempatan ternak sapi dilakukan dua jajaran yang saling berhadapan atau saling bertolak belakang diantara kedua jajaran tersebut biasanya diberi jalur atau jalan.

Beberapa persyaratan yang diperlukan dalam mendirikan kandang antara lain (1) memenuhi persyaratan kesehatan ternak, (2) mempunyai ventilasi yang baik, (3) efisien dalam pengelolaan (4) melindungi ternak dari pengaruh iklim dan keamanan seperti pencurian (5) serta tidak berdampak buruk terhadap lingkungan sekitarnya. Konstruksi kandang harus kuat dan tahan lama, penataan dan perlengkapan kandang hendaknya dapat memberikan kenyamanan kerja bagi petugas dalam proses produksi seperti memberi pakan, pembersihan, pemeriksaan birahi dan penanganan kesehatan. Bentuk dan tipe kandang hendaknya disesuaikan dengan lokasi berdasarkan agroklimat, 

Pola atau tujuan pemeliharaan dan kondisi fisiologis ternak.

A. TIPE KANDANG

1. Kandang Tipe Tunggal

Kandang tunggal merupakan tipe kandang yang ditempati oleh satu ternak di lengkapi oleh tempat pakan dan tempat minum. Penempatan ternak pada kandang tunggal dilakukan dengan metode satu baris atau sejajar, sedangkan pada bagian belakang adalah parit pembuangan kotoran.

Tipe Kandang Ternak

2. Kandang Tipe Ganda

Kandang ganda merupakan tipe kandang yang ternaknya saling berhadapan (head to head) atau tolak belakang (tail to tail), dan dilengkapi oleh tempat pakan dan tempat minum.

Tipe Kandang Ternak

3. Kandang Tipe Paddock

Kandang paddock merupakan tipe kandang dengan penempatan ternal secara individual dan memiliki umbaran sehingga memungkinkan ternak untuk bisa bergerak lebih bebas dibanding dengan kandang tipe individu dan kandang tipe ganda. Kandang ini dikhususkan untuk ternak agar dapat melakukan exercise.

Tipe Kandang Ternak


B. KANDANG BERDASARKAN FUNGSINYA

1. Kandang Isolasi dan Karantina

Kandang karantina dipergunakan untuk mengkarantina ternak yang baru masuk atau baru datang dengan tujuan pemeriksaan kondisi ternak yang baru datang tersebut, sedangkan kandang isolasi hanya digunakan untuk memisahkan ternal yang sedang sakit agar tidak menular ke ternak yang lainnya.

2. Kandang pembibitan

Kandang pembibitan digunakan untukpemeliharan induk/calon induk dengan tujuan untukmenghasilkan anak. Tipe kandang untuk program pembibitan ternak berdasarkan program perkawinanya, yaitu menggunakan kandang individu atau kandang kelompok

3. Kandang beranak

Kandang beranak atau kandang menyusui adalah kandanguntuk pemeliharaan khusus induk atau calon induk yang telah bunting tua sampai disapihdengan tujuan menjaga keselamatan dan keberlangsungan hidup pedet. Kontruksi kandang beranak harus memberikenyamanan dan keleluasaan bagi induk dan anaknya selama menyusui. Kandang beranak termasuk tipe individu yangdilengkapi dengan palungan pada bagian depan, dan selokanpada bagian dibelakang ternak, serta di belakang kandangdilengkapi dengan halaman pelumbaran. Lantai kandang selalu bersih, kering dan tidak licin.

4. Kandang pembesaran

Kandang pembesaran untuk pemeliharaan ternak lepas sapih sampai dewasa. Tipe kandang ini adalahkandang kelompok yang mempunyai umbaran. Kontruksikandang pembesaran untuk ternak lepas sapih harus menjaminternak tidak bisa keluar pagar serta mampu mencapai pakan di dalam palungan

5. Kandang penggemukan

Kandang penggemukan untuk ternak sampai mencapai bobot tertentu. Lamapemeliharaan ternak pada kandang penggemukan berkisar antara3-5 bulan, tergantung pada kondisi awal ternak (umur dan bobot badan) dan ransum yang diberikan.

6. Kandang pejantan

Kandang pejantan untuk pemeliharan ternak jantan yang khusus digunakan sebagai pemacek. Tipe kandang pejantanadalah individu yang dilengkapi dengan palungan (sisi depan) dan saluran pembuangan kotoran pada sisi belakang. Kontruksi kandang pejantan harus kuat serta mampu menahanbenturan dan dorongan serta memberikan kenyamanan dankeleluasaan bagi ternak.

Sumber :

Ainur, R. dan Hartati. 2007. Petunjuk Teknis Perkandangan Sapi Potong. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Loka Penelitian Sapi Potong Grati. Pasuruan.
Murtidjo, B.A. 1992. Memelihara Sapi Sebagai Ternak Potong dan Perah. Kasinius. Yogyakarta.

buttons=(Accept !) days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top